Menu

Ayo, Ikut Kelas Menulis Lingkungan Hidup

  Dibaca : 109 kali
Ayo, Ikut Kelas Menulis Lingkungan Hidup
Biayanya bisa nol rupiah. /writing

AnsorNews.com, WAYKANAN –   Salah satu hal vital dalam menyebarkan pendapat, fakta, peristiwa, berita atau informasi yang bermanfaat bagi masa depan dan masyarakat ialah menulis.

Berkaitan dengan itu, Tanah Air Outshine akan menggelar Kelas Menulis Lingkungan Hidup. Tanah Air Outshine adalah komunitas lintas suku, agama, ras dan golongan yang lahir lantaran waktu dan persenggamaan nalar dan rasa orang-orang gelisah yang berikhtiar membangun masyarakat cerdas, mandiri, bernurani dan ber-Tuhan.

Humas Tanah Air Outshine Dedi Tarnando di Blambangan Umpu, Selasa (14/4/2015) mengatakan materi akan disampaikan ialah dasar-dasar jurnalistik, teknik reportase, diskusi pemikiran Gus Dur mengenai lingkungan hidup, studi pergerakan masyarakat memperjuangkan lingkungan hidup melalui pemutaran film dokumenter Samin vs Semen, karya Dandhy D. Laksono dan Ucok Parta produksi WatchdoC, analisis berita lingkungan hidup dan praktek menulis.

Pengajar utama kelas ini adalah Gatot Arifianto, Koordinator The Society of Indonesian Environmental Journalists (SIEJ) Lampung, alumni Sekolah Jurnalisme Indonesia (SJI) angkatan II PWI Lampung, anggota Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Bandar Lampung, tercatat sebagai jurnalis muda di Dewan Pers.

Gatot yang memiliki gelar adat Lampung Ratu Ulangan itu belajar menulis pada Budayawan Iman Budhi Santosa dan sastrawan Ustadji Panca Wibiarsa, meraih sejumlah penghargaan penulisan fakta ( liputan khusus jurnalisme) dan fiksi seperti cerpen dan puisi.

“Kegiatan yang digelar dalam rangka memeperingati Hari Pendidikan tersebut juga akan menghadirkan jurnalis berkompeten di Provinsi Lampung untuk berbagi proses menulis bersama peserta. Serta sejumlah narasumber berkompeten, salah satunya Kepala Bidang Sumber Daya Insani Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Waykanan Indra Z Rayusman yang akan berbagi wawasan lingkungan hidup. Rencananya juga akan ada pula suster  dan tokoh masyarakat adat Bali yang bergiat di lingkungan hidup akan hadir sebagai narasumber,” ujar dia lagi.

Biaya Kelas Menulis Lingkungan Hidup yang diperuntukan bagi pelajar dan mahasiswa ini Rp1.000.000. Tapi bisa menjadi nol rupiah jika calon peserta mampu mengirimkan tulisan mengenai kondisi dan harapan lingkungan hidup di Kabupaten Waykanan atau Provinsi Lampung, minimal 150 karakter atau setengah halaman dan maksimal 350 karakter atau 1 lembar.

“Tulisan tersebut untuk selanjutnya diunggah ke blog atau website pribadi peserta atau di akun media sosial peserta seperti FB, Goodreads, Kompasiana, dan lain-lain lalu link tersebut dikirim ke tanahairoutshine@yahoo.com cc gpansorwaykanan@ gmail.com dengan judul email #MenulisLingkunganHidup paling lambat 29 April 2015,” ujar Dedi menjelaskan.

Panitia, demikian Dedi menjelaskan, akan mengundang peserta dengan tulisan dinilai baik dan bukan hasil kopi paste. Kelas terbatas atau untuk 26 peserta  (13 putra dan 13 putri). Informasi dan pendaftaran di nomor Hp. 081273501925.

“Lingkungan hidup adalah hal penting dan terkait erat dengan kehidupan mendatang. Guru Bangsa Indonesia KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur telah mengingatkan jika kelestarian lingkungan tidak cukup hanya dimasukkan ke dalam program pembangunan nasional, tapi seharusnya menjadi program dari semua partai politik.

Pelestarian lingkungan menurut Gus Dur adalah hal penting bagi kehidupan rakyat. Namun harapan Gus Dur masih menjadi harapan, belum dilanjutkan dengan optimal oleh pemimpin yang menggantikannya. Kegiatan ini merupakan langkah kecil kami untuk mengungkit ingatan mengenai pentingnya lingkungan hidup bagi masa depan,” ujar Dedi lagi.

Kelas tersebut akan dihelat di kantor bersama Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A), Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI), dan PC GP Ansor Waykanan atau di samping SMPN 1 Blambangan Umpu, Sabtu-Minggu (2-3 Mei 2015), pukul  08.00-16.00 WIB.  Setiap peserta akan dibimbing untuk mampu menulis. Di akhir kelas peserta diharapkan memahami pentingnya lingkungan hidup serta menghasilkan berita dan mampu menulis kondisi lingkungan hidup secara kontinyu.

“Kami akan menampung tulisan peserta melalui media online. Adapun untuk kegiatan tersebut, panitia dibantu GP Ansor Waykanan akan menanggung biaya konsumsi peserta selama kegiatan berlangsung. Namun demikian, kami juga mengundang pihak-pihak lain yang memiliki semangat dan visi lingkungan hidup berpartisipasi mensukseskan kegiatan tersebut,” demikian Dedi Tarnando. []

Editor:
KOMENTAR
Komentar
iklan1-300x250iklan1-300x250

keaktifan TIM REDAKSI

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional