Menu

PW Ansor Sulawesi Selatan Gelar PKL dan Susbalan

  Dibaca : 372 kali
PW Ansor Sulawesi Selatan Gelar PKL dan Susbalan

AnsorNews.com, MAKASSAR – Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Sulawesi Selatan menggelar Pelatihan Kepemimpinan Lanjutan (PKL) dan Kursus Banser Lanjutan (Susbalan) di Makassar, Kamis–Ahad (14–17/1/2016).

Pelatihan Kepemimpinan Lanjutan (PKL) dan Kursus Banser Lanjutan (Susbalan) ini merupakan salah satu upaya dalam membentuk kader-kader Gerakan Pemuda Ansor untuk siap mengawal ulama, menjaga aqidah aswaja annahdliyah, dan NKRI.

Pernyataan itu disampaikan oleh Kepala Satuan Komando Nasional (Kasatkornas) Banser, Alfa Isnaini saat membuka acara PKL dan Susbalan Pimpinan Wilayah GP Ansor Sulawesi Selatan di Pondok Pesantren Tahfidzul Quran Al-Imam Ashim, Makassar. (Kamis 14/1/2016).

“Tugas berat itu merupakan kewajiban kita semua sebagai kader, apalagi ketika kita melihat dan mendengar bahwa hari ini terjadi teror di Jakarta yang semakin menegaskan bahwa kita harus selealu menggembleng diri guna menghadapi berbagai tantangan itu,” tegas mantan Ketua PW GP Ansor Jatim ini.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Alfa Isnaeni, Kasatkornas Banser yang juga Ketua Wilayah (Korwil) Jawa Timur PP GP Ansor. Turun hadir dalam acara pembukaan Pimpinan Pondok Pesantren Tahfidzul Quran Al-Imam Ashim Makasar, Ketua Korwil Gorontalo dan Sulawesi Tengah, Faisal Attamimi, Ketua PW Ansor Sulsel, Muhammad Thonang, sejumlah fungsionaris PW Ansor se-Sulawesi Selatan dan tim instruktur PKL dan Susbalan dari Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor.

Kegiatan PKL dan Susbalan diselenggarakan oleh PW GP Ansor Sulsel selama empat hari 14-17 Januari 2015 diikuti oleh 53 peserta PKL dan 55 peserta Susbalan perwakilan dari Pimpinan cabang se-Sulawesi Selatan dengan mengambil tema: “Kokohkan Aswaja, NKRI Harga Mati, Pancasila Jaya, Nusantara Milik Kita”.

Dalam kesempatan yang sama, Muhammad Thonang, Ketua PW GP Ansor Sulsel menyampaikan bahwa PKL dan Susbalan merupakan kaderisasi tingkat lanjut. Diharapkan menjadi bekal bagi seluruh peserta untuk menjalankan tugas-tugas organisasi di PC GP Ansor masing-masing. Tugas-tugas itu berupa revitalisasi tradisi, kaderisasi, dan pemberdayaan ekonomi kader.

Lebih lanjut ditandaskan bahwa PKL dan Susbalan sebagai wujud institusionalisasi organisasi. Dengan penyelenggaraan kaderisasi seperti ini, sustainabilitas organisasi akan terus terjaga. “Organisasi berpijak pada sistem bukan person. Pun organisiasi memiliki diferensiasi ketika dibandingkan dengan organisasi lainnya”, tegas Thonang.

Pimpinan Pusat GP Ansor menurunkan instruktur PKL yaitu Faisal Attamimi, M. Aziz Hakim dan KH. Luthfi Thomafi (Gus Luthfi). Sementara untuk Susbalan instruktur yang di turunkan adalah Sahabat Alfa Isnaini, Nuril dan Mas’ud Saleh.

Fasisal Attamimi, Instruktur Nasional Ansor, berharap PKL dan Susbalan dapat menghasilkan kader bangsa yang andal, menjadi pemimpin ummat dan bangsa di masa depan.

Selain itu lanjut Faisal, untuk menjamin keberlangsungan perjuangan bangsa menuju baldatun thoyibatun wa rabbun ghofur dan mewujudkan Islam yang rahmatan lil alamiin.

Ikhtiar menjadikan kader Ansor yang militan menjadi pengawal para ulama dan menjaga NKRI tetap kokoh berdiri terus dilakuka melalui forum-forum pengkaderan. “Komitmen pengkaderan harus dijaga terus ritmenya agar Gerakan Pemuda Ansor ini disegani karena kader dan para pemimpinannya terdidik dengan benar,” tegas Muhammad Aziz Hakim, Instruktur Nasional Ansor.  (*)

KOMENTAR
Komentar
iklan1-300x250iklan1-300x250

keaktifan TIM REDAKSI

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional