Menu

APEL BANSER PURBALINGGA, Alfa Isnaeni: Ini 4 Cara Takdzim Banser kepada NU

  Dibaca : 130 kali
APEL BANSER PURBALINGGA, Alfa Isnaeni: Ini 4 Cara Takdzim Banser kepada NU
Kasatkornas Banser Alfa Isnaeni.

AnsorNews.com, PURBALINGGA– Selain menggelar Diklat di Banyumas, Banser (Barisan Ansor Serbaguna) juga melakukan konsolidasi organisasi dan kader melalui temu Temu Personil Satkorcab, Satkoryon dan senior Banser se-Kabupaten Purbalingga, serta menggelar Apel Banser yang diikuti 3.000 kader di alun-alun Kabupaten Purbalingga.

Apel Banser di alun alun Banjatnegara, diikuti tidak kurang dari 3.000 personil Banser. Hadir dalam acara ini para tokoh NU, Kapolres, Komandan Kodim, Wakil Bupati, sejumlah OKP lain, Muslimat, Fatayat, hingga IPNU dan IPPNU. Hadir pula Ihwanudin, Ketua PW Ansor Jateng; DR Hasyim Asngari, Kasatkorwil Banser Jateng.

Ir. H. Alfa Isnaeni, Kepala Satuan Koordinasi Nasional Barisan Ansor Serbaguna (Banser), dalam amanatnya menyampaikan  bahwa di hari kelahiran NU yang ke-70 tahun, seluruh jajaran Banser wajib meningkatkan takdzimnya kepada Nahdlatul Ulama (NU).

“Setidaknya ada empat cara takdzim kepada NU,” kata Alfa di hadapan peserta Apel Banser di Banjarnegara, Ahad (31/1/2016).

Pertama, Banser harus selalu mengamalkan, mendakwahkan dan menjaga Islam ahlusunnah waljamaah, yaitu Islam yang rohmatal lil alamin, Islam yang moderat, Islam yang tidak gampang mengkafirkan pihak lain, dan Islam yang teduh di Bumi Nusantata ini.

Kedua, Banser wajib selalu menjaga falsafah dan dasar negara kita, yaitu Pancasila.

Ketiga, Banser harus selalu menjaga dan berkomitmen bentuk NKRI adalah final.

Keempat, Banser harus selalu menghormati perbedaan sebagai wujud kebinekaaan di masyarakat, sehingga perlu dirawat sebaik mungkin sehingga menjadi rahmat bagi semua.

Alfa juga dikatakan bahwa masih ada kelompok jelompok tertentu di Bumi Nusantara ini yang mengusung Islam dengan radikalisme, Islam dengan kekerasan, Islam yang selalu mengkafirkan. “Oleh karena itu, Banser bersikap dengan tegas menolak dengan keras bentuk bentuk kekerasan dan radikalisme termasuk mengatasnakan agama. Banser juga menolak segala bentuk terorisme,” ujar Alfa.

Lebih lanjut, di Bumi Nusantara juga muncul gerakan yang samar sanar dan bahkan ada yang berani terang terangan menentang Pancasila dan NKRI. Nah, terhadap gerakan tersebut Ansor dan Banser dengan tegas menolak kelompok yang anti Pancasila dan anti-NKRI. (*)

Editor:
KOMENTAR
Komentar
iklan1-300x250iklan1-300x250

keaktifan TIM REDAKSI

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional