Menu

DTD ANSOR POLEWALI MANDAR: Warga Masyarakat Bawa Jamuan Makan Malam

  Dibaca : 187 kali
DTD ANSOR POLEWALI MANDAR: Warga Masyarakat Bawa Jamuan Makan Malam

AnsorNews.com, POLEWALI MANDAR –Pimpinan Cabang GP Ansor Polewali Mandar menggelar Diklat Terpadu Dasar (DTD) pada Senin–Kamis (28–31 Januari 2016). Ada fenomena menarik di malam hari sepanjang kegiatan tersebut. Apa itu?

Ya, acara diklat yang dipusatkan di MTs Pariangan Desa Pussui, Kecamatan Luyo, itu ternyata tak hanya diikuti oleh pemuda yang tercatat menjadi peserta. Saban malam, beberapa warga dengan suka rela membawakan jamuan makan malam buat peserta diklat.

Tak hanya itu, warga masyarakat tersebut ternyata juga antusias mendengarkan materi yang disampaikan para instruktur. Mereka dengan sabar mendengarkan materi, meski dari pinggir-pinggir ruangan.

“Luar biasa. Ini ada bentuk kecintaan masyarakat pada pemuda Ansor,” ujar Saleh Mas’ud, Wakil Sekretaris Jenderal PP GP Ansor, yang menjadi salah instruktur Diklat Terpadu Dasar Angkatan IV PC GP Ansor Polewalimandar, Ahad (31/1/2016).

Selain Mas’ud, DTD yang diikuti oleh 36 peserta utusan dari beberapa kecamatan tersebut menghadirkan instruktur Ansari (Kasatkorwil Banser Sulawesi Barat), Rudi Faer (Kasatkorcab Banser Polewali Mandar). Dua personil TNI KODIM Koramil Campalagian juga terlibat melatih Peraturan Baris Berbaris dan tata upacara peserta DTD.

Acara pembukaan dihadiri oleh Kepala Desa Pussui Arifin, yang juga pernah aktif pada gerakan Pemuda Ansor, Camat Luyo Arifin Halim S.Sos. M.Si, dan sejumlah fungsionaris Pimpinan Cabang GP Ansor Polewali Mandar.

Dalam sambutannya, Mas’ud Saleh mengatakan GP Ansor adalah organisasi kepemudaan Islam terbesar di Indonesia, bahkan di dunia.

GP Ansor tidak saja mendidik anggotanya untuk memahami konsep Islam Aswaja NU beserta nilai dan tradisinya, tetapi juga berupaya mengembangkan potensi kader agar mampu berkontribusi di segala ruang peran bagi pembangunan bangsa Indonesia.

Mengutip arahan Ketua Umum PP GP Ansor Yaqut Cholil Qaumas, Mas’ud Saleh menandaskan bahwa “Kaderisasi adalah agenda berkelanjutan yang tak akan pernah putus yang sekarang gencar dilakukan di seluruh Indonesia. Sebab GP Ansor adalah wajah NU masa depan sekaligua harapan Masa Depan NU”.

Mas’ud Saleh, yang juga kader Ansor dari Polewali Mandar, mengajak kepada para orang tua dan tokoh masyarakat yang hadir untuk mempercayakan putra-putranya ikut menjadi bagian dari kader Gerakan Pemuda Ansor.

Arifin, Kepala Desa Pussui–yang turut memberi sambutan sebagai tuan rumah, mengaku terharu karena Ansor masuk di daerah-daerah dan mendidik warga masyarakatnya. Arifin juga mengenang masa masa aktif di Ansor sekitar tahun 80-an di Makassar.

”Saya terharu melihat lambang ini karena organisasi ini bisa masuk di kampung  dan mendidik pemuda desa saya,” ucapnya sembari menunjuk bendera GP Ansor dan Banser .

Adapun Camat Luyo menyampaikan apresiasi terhadap GP Ansor yang menggelar DTD, karena kegiatan ini memberikan pendidikan kepada masyarakat akan pentingnya cinta Tanah Air dan semangat bela negara di kalangan pemuda.

“Selaku pemerintah kecamatan, sangat bangga dengan adanya kegiatan GP Ansor ini di daerah saya, karena tentunya semakin menambah wawasan kebangsaan dan bela negara di kalangan pemuda,” ujarnya.

Bushra Latif, Ketua Pimpinan Cabang GP Ansor Polewali Mandar, menyampaikan bahagianya atas terselenggaranya DTD yang merupakan jenjang pendidikan kader Banser. “Semakin banyak anggota Ansor yang terlatih akan semakin memperkuat Ansor dan Banser di Polewali Mandar ini,” katanya.

“Kita berbahagia dan bersyukur karena sahabat-sahabat ditakdirkan menjadi kader GP Ansor, karena dengan itu kita belajar mengabdi pada NKRI dan berkhidmat pada ulama sebagai wahana meraih keberkahan hidup di dunia dan di akhirat.” (Ruchman Basori)

Editor:
KOMENTAR
Komentar
iklan1-300x250iklan1-300x250

keaktifan TIM REDAKSI

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional