Menu

18 Perempuan Cantik Ikuti Diklat Terpadu Banser di Kabupaten Paser

  Dibaca : 1059 kali
18 Perempuan Cantik Ikuti Diklat Terpadu Banser di Kabupaten Paser

AnsorNews.com, PASER – Sebanyak 189 kader Barisan Ansor Serbaguna (BANSER) Kabupaten Paser Kalimantan Timur mengikuti kaderisasi tingkat dasar yaitu Diklat Terpadu Dasar (DTD) yang digelar oleh Pimpinan Cabang Ansor Kab. Paser.

Yang menarik dalam DTD di Kabupaten Paser ini tidak saja diikuti oleh Banser, namun juga oleh 18 peserta perempuan. Mereka-mereka inilah yang kemudian disebut dengan Fatser (Fatayat Serbaguna).
DTD diselenggarakan selama 3 hari, Sabtu-Senin, 6-8 Februari 2015 bertempat di SDN 1 Kertabhumi Desa Kertabhumi Kecamatan Kuaro Kab. Paser Kaltim.

Alfa Robby, Ketua PW GP Ansor Kaltim, mengatakan bahwa kaderisasi yang gencar dilakukan saat ini merupakan bagian dari upaya konsolidasi. “Kita akan menata, menggelola dan mengenbangkan Ansor dimulai dari kaderisasi”, kata Robby di sela-sela pembukaan DTD, Sabtu (6/2/2016).

“Kaderisasi merupakan jantungnya organisasi pemuda Ansor, agar mereka memahami dengan benar kemana arah GP Ansor dalam berkhidmah untuk bangsa dan negara ini”, tegas Alfa Robby.

Kegiatan DTD dibuka secara resmi oleh Pj. Bupati Paser. Tampak hadir dalam pembukan, jajaran Muspida Kab. Paser, PCNU Paser, Wakil Sekjen Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor, Moesapa, Satkornas Banser, Herry Budi H, sejumlah fungsionar PW Ansor Kaltim dan PC Ansor Paser dan tokoh masyarakat Kabupaten Paser.

Dalam sambutannya Ketua PCNU Paser menyampaikan bahwa sudah selayaknya Gerakan Pemuda Ansor untuk menata dan menyiapkan anggotanya dengan baik, karena dipundak merekalah kepemimpinan NU nantinya akan diserahkan.

Wasekjen PP GP Ansor, Moesafa, menandaskan pentingnay Ansor bagi bangsa Indonesia. “Beransor dan ber-NU itu bukan sekedar persoalan beragama, namun lebih dari itu adalah cara kita berkhidmat untuk agama, bangsa dan negara”, paparnya.

Ditambahkan oleh Wasekjen Ansor ini bahwa komitmen Ansor untuk bangsa ini sudah jelas dan telah tercatat dalam sejarah bangsa. Bagi Ansor mempertahankan NKRI adalah final dan tidak bisa ditawar-tawar.

Selain mendapatkan materi dari Instruktur PP Ansor, peserta DTD juga mendapatkan materi keilmuan sekaligus berbagai keetrampilan dari kalangan luar Ansor seperti dari TNI yang membekali materi bela negara. Sementara dari Polri membekali Kamtibmas dan melatih pengaturan lalu lintas dan dari BNPT yang membekali para peserta dengan penanganan bencana.

Diklat terpadu dasar diakhiri dengan pembaitan peserta setel;ah sebelumnya mengikuti prosesi caraaka malam. (Ruchman Basori)

Editor:
KOMENTAR
Komentar
iklan1-300x250iklan1-300x250

keaktifan TIM REDAKSI

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional