Menu

Banyak Fungsinya, Kartu Anggota NU Juga Bisa Buat Narik Duit di Bank Mandiri

  Dibaca : 167 kali
Banyak Fungsinya, Kartu Anggota NU Juga Bisa Buat Narik Duit di Bank Mandiri

Ansornews.com, JAKARTA — Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) bekerja sama dengan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. untuk menerbitkan Co-branding Kartu Anggota NU (e-KartaNU) yang juga dapat berfungsi sebagai kartu debit Mandiri.

Penandatanganan nota kesepahaman layanan jasa keuangan tersebut ditandatangani oleh Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj dan Direktur Utama Bank Mandiri Budi Gunadi Sadikin serta disaksikan jajaran PBNU dan pimpinan Bank Mandiri di Plaza Mandiri, Jakarta, Kamis (17/3/2016).

Budi Gunadi mengatakan sinergi dalam bentuk Co-Branding KartaNU ini dapat memberikan kemudahan bagi warga NU dalam melakukan transaksi keuangan. Menurutnya, sinergi ini akan dilanjutkan dengan dukungan layanan keuangan lainnya, seperti pembiayaan dan produk-produk perbankan lainnya yang disesuaikan dengan kebutuhan warga NU.

“Dengan kerja sama ini, para Nahdliyin dan keluarga akan dapat menggunakan KartaNU co branding untuk melakukan pembayaran tagihan bulanan dan pembelian barang kebutuhan sehari-hari di lebih 17.000 jaringan ATM Mandiri dan lebih dari 280.000 mesin EDC Bank Mandiri di seluruh Indonesia,” katanya melalui keterangan resmi yang diterima Ansornews.com, Kamis (17/3/2016).

Budi menambahkan kerja sama ini juga diharapkan dapat membantu perseroan dalam meningkatkan basis nasabah perseroan dan penghimpunan dana murah mengingat jumlah warga NU yang mencapai lebih dari 91 juta warga.

Hingga Desember 2015, nasabah tabungan perseroan tercatat sebanyak 16,92 juta nasabah dengan jumlah dana pihak ketiga sebesar Rp676,3 triliun. Dari jumlah tersebut, komposisi dana murah perseroan mencapai 65,6% atau Rp443,9 triliun.

Dalam sambutannya, Kiai Said mengatakan bahwa kerja sama antara NU dan Bank Mandiri sesungguhnya sudah sangat lama. Ia masih ingat kerja sama itu dimulai ketika Gus Dur menjabat jadi Presiden dan mengangkat Eddie C.W. Neloe sebagai direktur utama Bank Mandiri. Eddy Neloe tercatat kerap bekerja sama dengan PBNU setelah dinobatkan sebagai direktur utama Bank Mandiri.

“NU sudah sangat lama, bahkan sejak zaman Gus Dur, bekerja sama dengan Bank Mandiri. Adanya program mudik gratis setiap tahun antara lain juga hasil kerja sama dengan Bank Mandiri,” jelas Kang Said.

Sementara itu, Sekjen HA Helmy Faishal Zaini dalam penjelasan singkatnya mengatakan bahwa kerja sama antara PBNU dan Bank Mandiri ini akan langsung diwujudkan dalam program pengadaan Kartanu. Kartanu yang dikerjasamakan dengan Bank Mandiri ini akan memiliki empat fungsi utama.

Pertama, fungsi pangkalan data warga NU. Kedua, fungsi alat pembayaran. Ketiga, fungsi kanalisasi bagi amal-amal warga NU seperti zakat, infaq, dan juga shadaqah. Keempat, Kartanu memiliki keunggulan (benefit) yakni adanya manafaat seperti potongan harga, sumbangan kematian bagi nahdliyin dan lain sebagainya.

Kedua belah pihak sudah menyatakan akan bekerja cepat untuk mengimpelentasikan program kerja sama ini, terutama soal pengadaan Kartanu dan sistem E-Kartanu. “Setelah ini kami langsung beraksi terjun untuk menggalakkan program pengadaan Kartanu. Semua persipan sudah matang,” imbuh Helmy.

Hadir mendampingi penandanganan nota kesepahaman tersebut Wakil Ketua Umum PBNU HM Maksum Machfoedz dan beberapa jajaran wakil sekjen. Sementara itu, selain Direktur Utama Budi Gunadi Sadikin hadir pula Tardi, Direktur Mikro dan Bisnis Banking yang mendampinginya.

Editor:
KOMENTAR
Komentar
iklan1-300x250iklan1-300x250

keaktifan TIM REDAKSI

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional