Menu

Di Daerah Perbatasan, Menpora Resmikan Lapangan SSB Bintang Timur

  Dibaca : 200 kali
Di Daerah Perbatasan, Menpora Resmikan Lapangan SSB Bintang Timur
AnsorNews.com, ATAMBUA – Menteri Pemuda dan Olahraga  (Menpora) Imam Nahrawi meresmikan lapangan dan fasilitas latihan Sekolah Sepak Bola (SSB) Bintang Timur (BT), Senin (5/12) sore di Markas SSB BT, Desa Kabuna, Kecamatan Kakuluk Mesak, Atambua, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT). Peresmian ini ditandai dengan tendangan penalti oleh Menpora Iman Nahrawi ke gawang yang dijaga Fary Francis pendiri SSB BT.
Menpora senang dan bangga dengan lahirnya SSB BT. “Kalian di sini berkumpul untuk berlatih dan kalian sedang berproses untuk membentuk karakter yang hebat maka saya yakin setiap minggu akan banyak SSB yang ada di Jakarta maupun di Jawa berkunjung ke tempat ini. Andai kata mereka tahu bahwa ada kesungguhan yang luar biasa dari pendiri SSB BT, Fary Francis beserta seluruh pasti akan banyak pelatih dan  para pemain serta pemilik modal yang akan belajar ke tempat ini untuk mengembangkan sekaligus mendidikasikan apa yang dimiliki untuk kepentingan masa depan bangsa,” katanya.
Lanjut Imam, tidak mudah memiliki SSB BT, ini butuh kebulatan tekat, butuh kemauan yang hebat. Hanya orang-orang yang hebat yang bisa mendedikasikan dirinya sehingga SSB BT bisa terwujud. “Inilah kenapa kebetulatan tekad itu penting, dedikasi itu penting. Ini dedikasi yang perlu di apresiasi oleh pemerintah. Saya atas nama pemerintah Indonesia mengucapkan terima kasih kepada Fary Francis beserta Bupati Belu yang telah memulai sebuah gerakan besar untuk melahirkan pesepak bola andal Indonesia untuk masa depan yang lebih baik,” kata Imam.
Fary Francis pendiri  SSB BT menjelaskan, pembangunan sekolah ini dapat dilakukan karena adanya semangat dari masyarakat Kabupaten Belu. Antusiasme masyarakat sangat besar, sehingga pihaknya juga semangat untuk membangun sekolah ini. “Dengan adanya pembangunan sekolah ini bisa memberikan manfaat besar bagi kita di wilayah perbatasa Belu,” harap Fary.
“Menurut para pengamat maupun pelatih, NTT punya bibit yang baik dalam hal bola kaki dan punya khans untuk jadi bintang. Kita harap ini jadi lapangan yang bertaraf internasional. Melalui sepak bola Belu bisa dikenal kalangan umum. Sekolah ini dibangun diatas lahan sekira 5 hektare, selain itu bangunan ini bisa kita harapkan jadi tempat-tempat diskusi, seminar juga workshop dengan kapasitas 300 orang,” kata Fary.
Baru satu tahun berdiri, SSB Bintang Timur telah mencatat prestasi yang cukup baik, di antaranya ialah masuk semifinal turnamen Piala Menpora U-14 dan U-16 di Kupang, serta juara pertama turnamen Dansatgas di Atambua dan juga Bali United Kristal Pos Kupang Cup 2016.
Editor:
KOMENTAR
Komentar
iklan1-300x250iklan1-300x250

keaktifan TIM REDAKSI

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional