Menu

Dinilai Miliki Islam Ramah, Jepang Undang Santri Indonesia

  Dibaca : 350 kali
Dinilai Miliki Islam Ramah, Jepang Undang Santri Indonesia

Ansornews.com,TOKYO – Melalui Program Jenesys 2016, Pemerintah Jepang memilih santri, pemuda dan pelajar Indonesia ke Jepang selama 9 hari untuk memngenalkan Islam khas Indonesia, Sabtu, (14/01/2016)

Dua puluh peserta yang terdiri dari santri, pelajar dan pemuda NU dan Muhammadiyah yang diundang oleh pemerintah Jepang telah tiba di Tokyo sejak Rabo lalu. Setibanya di Jepang para peserta langsung mendapatkan kuliah umum yang diisi oleh Prof. Hideo Kimura dari Executive Managing Diretor dari Strategic International Management Associate (SIMA). Menurutnya program Japan East Asia Network Exchange For Students and Youths (Jenesys 2016) sangat bagus agar masyarakat kedua belah negara ini saling mengenal kebudayaan satu sama lain.

“saya yakin program ini sukses dan memberi keuntungan bagi kedua belah pihak,” tuturnya

Prof. Hideo Kimura dari Executive Managing Diretor dari Strategic International Management Associate (SIMA) dan Hasyim Habibi (PP. GP Ansor) di Tokyo, Jepang

Menurut pria pemilik lisensi pengajar pilot di perusahaan pesawat raksasa Amerika, Boeing, ini meambahkan bahwa Jepang telah maju tanpa meninggalkan identitas pribadinya sehingga dapat menjadi contoh bagi negara lain. Kemajuan Jepang saat ini salah satunya telah berhasil membuat benang bercahaya yang terbuat dari sutra. Tak hanya itu Jepang juga telah berhasil membuat jarum suntik yang tidak sakit saat digunakan karena besar jarum yang sangat kecil. Bahkan diameter jarum sutik tersebut mencapai 0.18 mm lebih kecil dari diameter rambut manusia dan tetap berlubang.

Imam Pituduh koordinator peserta dari Nahdlatul Ulama mengatakan dirinya sangat antusias atas permintaan pemerintah Jepang tersebut agar santri dan pemuda Nahdlatul ulama dapat menambah pengalaman dan belajar kebudayaan Jepang.

“Permintaannya kan kita disuruh mengenalkan keislaman khas NU yang sering dikenal dengan Islam Nusantara, selain itu tentu kami sangat antusias agar para santri dapat belajar berbagai hal disana,” tuturnya.

Senada dengan Imam Pituduh, Debby Affianty koordinator Muhammadiyah juga mengatakan bahwa para peserta Muhammadiyah sangat antusias dalam mengikuti program tersebut. (Hasyim Habiby)

KOMENTAR
Komentar
iklan1-300x250iklan1-300x250

keaktifan TIM REDAKSI

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional