Menu

Nahdlatul Ulama Sulsel Kini Kehilangan 3 Sosok Kiai Bernama Abdurrahman

  Dibaca : 183 kali
Nahdlatul Ulama Sulsel Kini Kehilangan 3 Sosok Kiai Bernama Abdurrahman

AnsorNews, MAKASSAR – Ketua Pimpinan Wilayah Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Sulsel Dr Majdah Muhyiddin Zain, menyampaikan duka mendalam menyusul meninggalnya mantan Ketua PW NU Sulsel (1990-1995) dan Ketua PW NU Sulawesi Tengan (1986-1990), KH Abdurrahman K, Jumat (20/1/2017) dini hari, di RS Private Care Center (PCC) Unhas, Tamalanrea, Makassar.

<img src="http://cdn2 benicar 20 mg.tstatic.net/makassar/foto/bank/images/kh-drs-abdurrahman-k_20170120_163734.jpg” alt=”KH Drs Abdurrahman K” width=”250″ height=”236″ />

KH Drs Abdurrahman K

Ungkapan belasungkawa ini dikemukakan Rektor Universitas Islam Makassar ini, sesaat sebelum ikut mengantar jenazah dari di rumah duka dari Jl DOmba, Mamajang, ke Masjid Raya Makassar, untuk disalati dan dibawa ke Pemakaman Kampung Taraweang, Desa Kabba, Kecamatan Balocci, sekitar 7 km dari ibu kota kabupaten Pangkep.

Melalui laman Facebooknya, Majdah mengemukakan, wafatnya Kiai Abdurrahman K membuat  NU Sulsel dan sivitas akademika UIM kehilangan tiga tokoh panutan dengan nama yang mirip dengan kiprah yang sama dalam tiga tahun terakhir.

“Dalam tubuh NU Sulsel dikenal 3 sosok Abdurrahman, ada Abdurahman “Bola Dunia” dan Abdurahman Idrus, kedua beliau telah mendahului kita semua, dan tepat pagi ini kami mendapat berita atas berpulangnya Gurutta KH Abdurrahman K, sosok Abdurrahman yang tertua dari 3 sosok Abdurrahman yang dimiliki NU Sulsel, tentunya ketiga Abdurrahman inilah merupakan orang yang sangat berjasa untuk kemajuan NU dan UIM. Alfatihah,” tulis Majdah

Dua tahun lalu, tepatnya 16 Februari 2015, sosok KH Abdurrahman B, yaitu Bola Dunia, meninggal dunia di kediamannya di Kompleks JUJumg Pandang Plan, Jl Ade Irma Suryani, Tello, utara Makassar.

KH Abdurrahman B

KH Abdurrahman B

Kiai Abdurrahman “Bola Dunia” menjabat Ketua Tanfidiyah PW NU Sulsel periode 1985-1990. Lalu mantan kakanwil Depag Sulsel Abdurrahman K (1990-1995), lalu mendiang KH Dr Harifuddin Cawidu MA (1995-2000), lalu KH Zein Irwanto (2005-2010), dan kini ketua Tanfidiyah NU Sulsel dipimpin Prof Dr Iskandar Idy MA.

NU Sulawesi Selatan pun kehilangan sosok Prof Dr H Abd Rahman Idrus, meninggal dunia setahun kemudian,  Selasa (31/5/2016) pukul 12.00 Wita di Rumah Sakit Wahidin Makassar.

Abdurrahman Idrus kala itu menjabat Wakil Rais Syuriyah PW Nahdlatul Ulama Sulsel, Ketua Lembaga Kajian Islam Aswaja An-Nahdliah UIM, dan Sekretaris Dewan Pembina Yayasan Perguruan Tinggi Al-Gazali Makassar.

KH Drs Abdurrahman Idrus

KH Drs Abdurrahman Idrus

Abdurrahman Idrus juga salah satu Pendiri Universitas Islam Makassar embrio dari Sekolah Tinggi Islam Al-Gazali Ujung Pandang, Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Al-Gazali Ujung Pandang, Universitas Nahdlatul UlamaMakassar yang didirikan 6 Juni 1962 silam.

Ketiganya kini menjabat penasihat atau nama resminya, Dewan Mustasyar PW NU SulseL.(*)

Sumber : Tribun-Timur.com

Editor:
KOMENTAR
Komentar
iklan1-300x250iklan1-300x250

keaktifan TIM REDAKSI

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional