Menu

Ketum PP GP Ansor Menghimbau Masyarakat Tak Terpengaruh Ormas Radikal

  Dibaca : 219 kali
Ketum PP GP Ansor Menghimbau Masyarakat Tak Terpengaruh Ormas Radikal

AnsorNews.com, JAKARTA – Yaqut Cholil Qoumas, Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor, menghimbau masyarakat agar tak mudah terpengaruh dengan ajaran organisasi kemasyarakatan (ormas) radikal berbasis keagamaan.

Menurutnya, disetiap wacana yang disebarkan oleh ormas radikal untuk merekrut anggota baru selalu menyimpan kepentingan politik dibaliknya. Tujuannya, untuk merebut kekuasaan.

“Cita-cita mereka itu merebut kekuasaan untuk membuat Daulah Islamiyah, menjadikan NKRI sebagai negara Khilafah Islamiyah. Memang itu target politiknya,” tututnya, Selasa (24/1/2017).

Gus Yaqut juga menambahkan, untuk mencapai tujuannya tersebut, ormas radikal ini tak akan segan menyebarkan isu agama dan kekerasan. Bahkan, ormas ini pun menjanjikan pada para pengikutnya  pemerataan keadilan dan kesejahteraan.

Yaqut kembali mengingatkan, kini mereka mulai menggunakan media sosial untuk melancarkan propagandanya. Yaqut juga meminta agar pemerintah lebih peka dan melihat hal ini sebagai ancaman terhadap keutuhan Indonesia.

“Omong kosong, tidak ada itu pemerataan keadilan dan kesejahteraan. Islam memang mendorong umatnya untuk sejahtera. medorong umatnya untuk berperilaku adil, tapi harus proporsional,” tegas Yaqut.

Selanjutnya, Yaqut memastikan bahwa GP Ansor berperan untuk melakukan pencegahan agar ormas radikal ini tak makin merajalela.

Di tahun 2012, Ansor membentuk Majelis Dzikir Djalalul Ansor yang beranggotakan kiai muda pengasuh pondok pesantren yang cenderung moderat. Fungsinya adalah untuk menyampaikan pada para jamaah bahwa Islam merupakan agama rahmatan lil’ alamin.

Yaqut juga menegaskan bahwa tak ada dalam ajaran Islam yang menganjirkan kekerasan. Oleh karena itu, masyarakat harus mempertanyakan ketika ada kelompok yang melakukan kekerasan dengan dalih ajaran Islam.

“Mereka harus dipertanyakan, belajar agamanya dimana. Karena Islam itu kata dasarnya salam yang artinya damai atau selamat. Jadi, itu yang kami kerjakan yang terus menerus dikampanyekan,” pungkasnya.

Editor:
KOMENTAR
Komentar
iklan1-300x250iklan1-300x250

keaktifan TIM REDAKSI

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional