Menu

Menag Besama Dubes AS Bahas Toleransi Beragama

  Dibaca : 164 kali
Menag Besama Dubes AS Bahas Toleransi Beragama

AnsorNews.com, JAKARTA – Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Joseph R. Donovan menyambangi Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin di kantornya, Selasa (7/2). Belakangan, Donovan yang baru dua bulan menjabat dubes AS ini memang gencar mengunjungi institusi agama di Indonesia.

Ditemui usai pertemuan dengan Lukman, Donovan mengatakan tujuan kedatangannya adalah untuk membicarakan pentingnya toleransi di Indonesia. Pertemuan keduanya berlangsung sekitar setengah jam di ruang kerja Lukman.
“Tujuan saya datang ke sini adalah untuk membicarakan pentingnya toleransi, pentingnya rasa saling menghormati dalam kehidupan beragama, dan juga kami membicarakan pentingnya peran Kementerian Agama dan agama di Indonesia,” ujar Donovan.
Lukman mengapresiasi kedatangan Donovan. Menurut Lukman, kedatangan perwakilan tinggi AS ke kantornya adalah bukti bahwa “Amerika perhatian kepada isu-isu keagamaan.”
“Kunjungan Dubes AS ke Kemenag hari ini sesuatu yang membanggakan dan patut kita syukuri agar ke depan kehidupan keagamaan juga tidak terpisahkan dalam kehidupan kita bersama,” ujar Lukman.
 

Dubes AS Joseph Donovan

Dubes AS Joseph Donovan. (Foto: Niken Nurani/kumparan)

Sebelum menyambangi Kemenag, Donovan berkunjung ke beberapa pesantren di Indonesia. Kemarin, Senin (6/2), dia menemui para santri di Pondok Pesantren Daar El Qolam di Jayanti, Tangerang. Awal Januari lalu, Donovan mendatangi Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam di Pabelan, Sukoharjo, Jawa Tengah.
Dia juga telah mengunjungi masjid Istiqlal dan bertemu dengan para ulama. Berbicara di Pondok Pesantren Daar El Qolam kemarin, dia mengaku “terkesan dengan keberagaman yang saling melengkapi dan toleransi masyarakat di Indonesia.
Mempromosikan keragaman di Indonesia, Menag Lukman mengatakan pemerintah memiliki program kerja sama pertukaran tokoh-tokoh agama dan masyarakat dengan AS untuk saling berbagi pengalaman.
“Karena AS dan Indonesia memiliki kesamaan dalam kemajemukan, dan AS dapat menata kemajemukan tersebut sehingga menghasilkan sesuatu yang positif,” kata Lukman.
Selain soal toleransi beragama, Donovan dan Menag Lukman juga membicarakan kerja sama kedua negara di bidang pendidikan.
“Kemenag punya program ‘5000 Doktor’ yang salah satunya bekerja sama dengan pemerintah AS karena kita mengenal AS memiliki sejumlah perguruan tinggi ternama yang memiliki reputasi tinggi,” lanjut Lukman lagi.
Editor:
KOMENTAR
Komentar
iklan1-300x250iklan1-300x250

keaktifan TIM REDAKSI

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional