Menu

HIMADEPTA dan DKP Jateng Tampilkan Para Ahli, Kaji PERMEN-KP No. 71

  Dibaca : 97 kali
HIMADEPTA dan DKP Jateng Tampilkan Para Ahli, Kaji PERMEN-KP No. 71

AnsorNews.com, SEMARANG – Terkait dengan terbitnya Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan (PERMEN-KP) no. 71 Tahun 2016, Tentang Jalur Penangkapan ikan dan Penempatan Alat Penangkapan Ikan di Wilayah Pengelolaan Perikanan (WPP) Republik Indonesia, digelar Talkshow Perikanan Tangkap yang bertema “Sumber Daya Laut Terjaga, Nelayan Sejahtera” di Auditorium Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Undip, Sabtu, (15/4/2017).

Talkshow yang di selenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Departemen Perikanan Tangkap (HIMADEPTA), Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Univeristas Diponegoro (UNDIP) Semarang, yang bekerjasama dengan Dinas Kelautan dan Perikanan  (DKP) Provinsi Jawa Tengah ini, menghadirkan sejumlah stakeholder di bidang perikanan tangkap untuk wilayah provinsi Jawa Tengah. Menurut Ayu Fitria selaku panitia, harapannya masing-masing stakeholder bisa memberikan solusi untuk nelayan.

“Melalui talkshow ini, sehingga nantinya pelaksanaan PERMEN-KP bisa berjalan efektif dan efisien,” katanya.

Talkshow yang dilakukan dalam dua sesi ini dihadiri oleh  enam narasumber. Sesi pertama membahas kebijakan-kebijakan pemerintah tentang alat tangkap di perairan Indonesia. Sesi kedua membahas peran akademik, politik atau pemerintah, dan ekonomi melalui nelayan sebagai pelakunya dalam upaya pemanfaatan sumber daya perikanan serta peningkatan ekonomi nelayan.

Sesi pertama yang dimoderatori oleh Bogi Budi Jayanto, S.Pi., M.Si, dengan narasumber Imron Rosyidi, S.Pi.,M.App. Sc (Kasubdit Permesinan dan Operasional Kapal Perikanan Direktorat Kapal Perikanan dan Alat Penangkapan Ikan, Kementrian Kelautan dan Perikanan), Ir. Wahid M.Si (Kepala BBPI Semarang), dan Ir. Sakinah Rosellasari,S.Pi., M.Sc (Kepala Bidang Perikanan Tangkap Kementrian Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa tengah)

Pada sesi kedua yang dimoderatori oleh Dr. Abdul kohar Mudzakir,S.Pi., M.Si., menghadirkan narasumber Prof.Dr.Ir. Mulyono S. Baskoro, M.Sc (pada Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor), Rahmat Handoyo,S.Pi.,MM (anggota Komisi IV DPR RI), dan Djoemali (perwakilan dari Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia)

Dalam kesempatan tersebut, Rahmat Handoyo menegaskan, dalam mengatasi masalah laut di Indonesia tidak cukup sekedar penegakan keadilan, namun cara komunikasi yang mudah diterima oleh masyarakat juga sangat penting. Sehingga, melalui cara komunikasi yang baik, maka tegaknya keadilan yang diharapkan oleh pemerintah menjadi tidak disalah-artikan oleh masyarakat secara umum, khususnya dari para nelayan.

“Mengatasi masalah laut di Indonesia, termasuk berbagai pelanggaran yang terjadi, dibutuhkan penegakan kebijakan dan kepemimpinan yang kuat,” paparnya.

Dalam acara Talkshow  ini, dihadiri ratusan peserta dari sejumlah universitas, seperti Undip, UGM, Unsoed, IPB, UPS Tegal, dan Unikal.

Editor:
KOMENTAR
Komentar

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional