Menu

Ini Jawaban Lugas Adhyaksa Ke Nahrawi Soal Penghentian Dana Pramuka

  Dibaca : 77 kali
Ini Jawaban Lugas Adhyaksa Ke Nahrawi Soal Penghentian Dana Pramuka

AnsorNews.com, JAKARTA – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi dalam salah satu media online mengatakan akan menutup akses dana untuk gerakan Pramuka. Tindakan Menpora ini jelas akan berakibat pada tidak berjalannya sejumlah kegiatan di gerakan Pramuka seperti kemungkinan akan tertundanya hajatan akbar Raimuna Nasional XI yang rencananya digelar pada 14-21 Agustus 2017. Penghentian dana untuk Pramuka, Menpora beralasan masih menunggu jawaban dari Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) gerakan Pramuka Adhyaksa Dault atas isu Hizbutahrir Indonesia (HTI).

“Sudah kita minta, kami tunggu. Sampai kemarin belum (ada jawaban). Mungkin sudah secara tertulis, tapi belum sampai ke meja saya,” ujar Nahrawi pada salah satu media online swasta.

Mengetahui statemen Menpora tersebut, Adhyaksa Dault pun memberikan jawaban. Dijelaskan oleh ketua Kwarnas Pramuka, bahwa dirinya telah lama memberikan klarifikasi soal HTI kepada Presiden RI, Wakil Presiden RI, Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham), Badan Intelijen Negara (BIN), termasuk sudah mengirimkan klarifikasi tertulis kepada Imam Nahrawi. Ditegaskan juga, Adhyaksa yang sebelumnya juga pernah menjabat sebagai Menpora di era Presiden ke-6 ini telah memberikan penjelasan secara publik melalui banyak media dari media sosial, media online, media cetak, radio sampai media Televisi.

“Saya menduga Pak Imam Nahrawi belum sempat  membaca surat klarifikasi saya kepadanya dan juga tak mengikuti klarifikasi terbuka saya kepada umum yang sudah hampir dua bulan lalu di viralkan,” jawab lugas Adhyaksa.

Adhyaksa Dault mengakui, Menpora Imam Nahrawi sebagai sosok terpandang, termasuk pejabat tinggi negara yang memiliki banyak kesibukan. Sehingga, Adhyaksa yang juga mantan Menteri Olah Raga ke-VI ini dituntut untuk menghadap langsung ke hadapan Imam Nahrawi secara khusus untuk menjelaskan panjang lebar dan minta restu dan maaf padanya.

Pada kesempatan tersebut, dikatakan juga, demi terselenggaranya kegiatan Raimuna Nasional XI yang akan dihadiri oleh 15.000 peserta baik dari dalam maupun luar Negeri, Adhyaksa mengakui siap menghadap Menpora untuk memberikan klarifikasi langsung agar kecurigaan Menpora saat ini tidak berlarut-larut.

Diketahui, Adhyaksa Dault juga mengapresiasi pemerintah Presiden Joko Widodo terkait pembubaran HTI. Sejak lama Pramuka mendukung revolusi mental. Kepada anggota Pramuka, Adhyaksa yang pernah menjadi ketua umum KNPI ini, selama kepemimpinannya juga selalu menekankan agar gerakan Pramuka turut wajib menjaga nilai-nilai Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan menjaga NKRI.

Editor:
KOMENTAR
Komentar

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional